Jumat, 25 September 2015

Tenis SGWSC 2015 > Chayenne Ewijk Memburu Gelar Dan Skuter Ke Solo

Chayenne Ewijk berbatikria saat welocome party

Sumber Asli -- C0I - Chayenne Ewijk membuat langkah mengejutkan di Solo. Petenis Belanda ini mampu menembus final nomor tunggal Turnamen Tenis Internasional Women’s Circuit So Good Walikota Surakarta Cup 2015. Dial ah satu-satunya petenis non unggulan yang mampu menembus perempatfinal, semifinal dan final.


            Mengawali perjuangannya dengan mengalahkan pemain Indonesia, Vita Taher 6-4, 3-6, 6-2, Ewijk kemudian terus memangsa para pemain unggulan. Mulai dari unggulan 6, Ho Ching Wo (Hongkong), unggulan utama Dhruthi Tatachar Venugopal (India) dan unggulan 4, Beatrice Gumulya (Indonesia) ditumbangkan dengan kemenangan straight set. Di final dia akan bertemu
            Dari perjalanannya dan penampilannya di lapangan Pusat Tenis Manahan Solo, Jawa Tengah yang terus diterpa terik matahari terlihat, Ewijk bukanlah pemain sembarangan. Dia pernah menghuni peringkat 229 dunia di awal tahun 2009. Prestasinya mengangkat dia menjadi pemain nomor 2 Belanda setelah Michelle Krajicek.
            “Namun setelah itu saya istirahat main tenis karena cedera dan juga urusan pekerjaan. Lima tahun lebih saya tidak ikut turnamen. Bukan hanya peringkat saya yang hilang namun nama saya juga seperti lenyap di pertenisan,” ujar Ewijk.
Pemain yang lahir tepat pada tanggal kemerdekaan Indonesia,  17 Agustus 1988 itu,  mulai tahun 2015 merangkak lagi dari bawah untuk merenda kembali masa kejayaannya dulu. Dengan kualitasnya sebagai pemain profesional dia bisa meraih juara di Rotterdam. Kemudian dia terjun di Alphen sebelum terbang ke Solo.
“Tentu, setelah masuk final saya ingin juara. Saya akan berjuang untuk itu. Lawan di final tentu bagus karena mereka telah berjuang untuk mencapai itu,” ucap pemain yang mempunyai senjata andalan servis dan backhand dua tangan yang keras itu.
Dia mengaku sengaja memilih turnamen di Indonesia karena ingin melihat keindahannya. Minatnya datang ke Indonesia makin tinggi setelah tahu di Solo banyak penggemar skuter. Sambil ikut turnamen dia ingin berburu skuter di Solo.
“Asyik naik skuter. Rasanya di sini aman saja. Saya suka Solo. Udaranya memang panas namun bagus untuk kulit saya,” tuturnya.
Setelah Solo dia akan melanjutkan ikut turnamen di Jakarta. Dengan melaju ke final di Solo maka dia akan diterima langsung di babak utama di Jakarta.
“Tentu menyenangkan bisa ke Jakarta setelah bermain di Solo. Saya harap bisa naik skuter juga di Jakarta.”

- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi