Selasa, 04 Juni 2013

Seret pemerkosa ke pengadilan, gadis Pakistan ini hendak dibunuh


Kainat Soomro asal Pakistan diperkosa lima tahun lalu saat umurnya 13 tahun. Kini ia diancam hendak dibunuh sebab berjuang menyeret pelakunya ke pengadilan.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (4/6), Soomro bahkan dijauhi oleh penduduk desanya. Masyarakat menganggap tindakan gadis itu memalukan, bahkan sanak keluarganya berusaha membunuh dia.
Namun kini keluarga remaja itu berbaris mendukung Soomro dan bersumpah untuk mendukungnya memperjuangkan keadilan telah menyimpang jauh dari hukum moral di Pakistan.
Tak hanya Soomro mendapatkan perlakuan kasar. Bapak dan kakak lelakinya bahkan dipukuli sebab tak bisa menghentikan langkah Soomro ingin memenjarakan pelaku pemerkosaan. Kakak satunya lagi malah ditemukan terbunuh.
Kisahnya ini bakal diputar dalam film dokumenter berjudul Diburu di Pakistan menceritakan pengalaman Soomro. Film itu diputar dalam Festival Film Sundance pekan lalu dan membuat semua orang terkesima.
Termasuk saat Soomro menyewa pengacara cukup mahal untuk membelanya di pengadilan namun hakim malah menudingnya kasus kekerasan seksual itu hasil bayangan Soomro sendiri.
Banyak orang bertanya, kenapa gadis itu tak tinggal di rumah dan diam setelah bertahun-tahun masih belum bisa memenjarakan pelaku. Dengan tegas Soomro mengatakan dia tidak akan pernah menyerah sampai kapan pun.
READ MORE»

Jumat, 31 Mei 2013

Rudal Canggih S-300 Rusia Akan Terbang ke Suriah

 MOSKOW - Rusia berencana mengirimkan rudal S-300 anti-pesawat ke Suriah sebelum musim gugur tahun ini.
Menurut sumber di industri persenjataan Suriah, pengiriman bisa dipercepat jika terjadi serangan udara negara lain di wilayah Suriah atau jika negara lain memberlakukan zona larangan terbang di Suriah.

"Mengenai pengiriman rudal S-300, dapat dipercepat. Secara teknis itu mungkin, tetapi tergantung pada  bagaimana situasi berkembang di kawasan dan posisi negara-negara Barat," kata sumber itu, seraya meminta namanya dirahasiakan seperti dikutip dari Reuters.com, Jumat (31/5/2013).

Rudal S-300 memiliki kemampuan intersepsi pesawat tempur dan peluru kendali. Para pengamat militer Barat mengatakan dengan kepemilikan senjata ini memberikan kekuatan kepada Presiden Suriah, Bashar al Assad, mempertahankan kekuasaannya. (reuters)
READ MORE»

Warga Palestina Perangi Oposisi Suriah di Golan

 
GOLAN - Sekelompok warga Palestina membentuk brigade khusus di Dataran Tinggi Golan dan berperang melawan pasukan oposisi Suriah. Warga Palestina itu tergabung dalam Popular Front for the Liberation of Palestine - General Command (PFLP-GC).

Saat ini, PFLP-GC kerap diklasifikasikan ke dalam kelompok teroris oleh Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan Israel. Selain memiliki kantor di Damaskus, Suriah, kelompok bersenjata itu juga memiliki cabang politik di Timur Tengah. PFLP-GC juga berperang mendukung Presiden Bashar al-Assad.

"Kami yakin, rezim ini (Suriah) menentang Israel. Kami memposisikan diri kami sebagai seseorang yang mendukung pergerakan Palestina. Suriah pun mendukung kami, Suriah mendukung warga Palestina yang ada di negaranya," ujar Pemimpin PFLP-GC Husam Arafat, seperti dikutip RFI, Jumat (31/5/2013).

Arafat pun mengklaim, pasukan oposisi Suriah (Jabhat al-Nusra, Al Qaeda, dan lainnya) adalah kelompok bersenjata yang didukung oleh Israel. Bila oposisi menang dalam peperangan ini, Israel bisa menguasai Damaskus, Lebanon, dan beberapa negara Arab lainnya.

"Mereka sudah berjanji pada Israel bahwa mereka akan menghadapi para pejuang Palestina dan Hizbullah. Mereka adalah sekutu Israel, mereka bagian dari Israel. Kami punya banyak bukti, meski saya tidak memiliki dokumen namun informasi dari Pemerintah Suriah dan badan-badan pemerintahan di Suriah menjelaskan hal itu. Anda harus percaya dengan informasi ini," imbuhnya.

Seperti diketahui, warga Palestina di Suriah umumnya menempati wilayah bernama Kamp Yarmouk. Meski demikian mereka terpecah dalam fraksi-fraksi politik yang beragam dan kerap berseteru.

Selain PFLP-GC, ada pula warga Palestina yang bergabung dengan fraksi oposisi Suriah. Mereka adalah kelompok bersenjata Liwa al-Asifah (Brigade Badai). Kelompok bersenjata itu sengaja dibangun oposisi Suriah untuk mengusir PFLP-GC. (AUL)
READ MORE»
Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi