Minggu, 01 November 2015

Tiga Kandidat Perebutkan Kursi Ketua KOI

Sumber Asli -- C0I - Tiga calon ketua umum KOI akan bersaing dalam Kongres KOI di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Sabtu (31/10). Ketiga calon yang akan memperebutkan kursi ketua umum KOI periode 2015-2019 yakni, Sekjen KONI EF Hamidy, Ketua Umum KONI Sumsel, Muddai Madang, dan Erick Thohir.

EF Hamidy calon pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran, Rabu lalu. Sedangkan, Muddai Madang dan Erick Thohir mengembalikan formulir di hari terakhir batas pengembalian formulir, Jumat (30/10).
Persaingan antara ketiga caketum ini diperkirakan akan ketat. Ketiganya, bukan orang baru di dunia olahraga Indonesia.
Juru bicara EF Hamidy, Rinaldi Duyoh mengatakan, mantan Sekjen KONI Pusat itu sudah mengantongi 39 suara dari induk-induk organisasi (PB/PP) anggota KOI. Bahkan, katanya, beberapa PB/PP lain sudah menyatakan diri untuk bergabung. "Tim pendukung EF Hamidy cukup solid. Dan, kita bertekad untuk menjadikannya sebagai Ketua KOI periode 2015-2019," katanya. 
Ketika ditanyakan mengenai adanya sanksi IOC/OCA mengenai pemakaian logo lima ring KONI Pusat, Rinaldi meminta panitia Kongres KOI agar sportif. "Kita minta panitia kongres harus sportif karena tampilnya EF Hamidy itu diinginkan anggota KOI," tegasnya.
Secara terpisah, wartawan senior Firmansyah Gindo mengatakan dari tiga caketum yang maju dalam pemilihan nanti. Dua caketum dinilai bermasalah yakni, EF Hamidy dan Erick Thohir.
EF Hamidy, kata pria yang akrab disapa Yongki itu, tersandung masalah sanksi dari IOC dan OCA tentang pemakaian logo lima ring oleh KONI Pusat.
"Sedangkan Erick Thohir, terkena skandal main sabun, ketika ia menjabat sebagai Chief de Mission Kontingen Indonesia ketika memerintahkan ganda Gresya/Nitya yang tampil di babak penyisihan grup Olimpiade London 2012," katanya.
Saat itu, ganda Indonesia diperintahkan mengalah dari ganda Korea agar tidak bertemu ganda China. "Dari tragedi itu ganda didiskualifikasi dan nyaris di deportasi. Ketika itu, Erick Thohir sebagai Chef de Mission Kontingen Indonesia," ungkap Yongki yang telah empat kali meliput Olimpiade itu.
Menurutnya, sangat disayangkan jika nantinya kedua tokoh olahraga itu terpilih akan terbentur oleh permasalahan itu.
"Saya kira dalam pemilihan nanti, akan muncul tokoh baru yang lebih pantas menduduki kursi pimpinan KOI," ungkapnya.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi