Selasa, 05 Agustus 2014

PON Remaja I/2014 > Pemerintah Hanya Dukung Rp 12 M, Nomor Pun Dikurangi

Sumber Asli -- C0I - Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hanya mencairkan dana sebesar Rp12 miliar. Ditambah sokongan dana dari APBD Jawa Timur sebesar Rp10 miliar. Praktis, total dana untuk menggelar PON Remaja I 2014 sebesar Rp22 miliar.



Dengan minimnya anggaran ini, terpaksa jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan harus dipangkas. Dari rencana awal 18 cabor dengan 169 nomor pertandingan, dipangkas menjadi 15 cabor menjadi 121 nomor pertandingan.

"Kami sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari KONI Pusat kalau PON Remaja pertama mempertandingkan 121 nomor cabor. Awalnya kami mengusulkan 169 cabor. Tapi, dari rapat dengan KONI Pusat dan daerah lain dipangkas menjadi 121 nomor," kata Irmantara Subagja, Selasa (5/8/14).

Ke-15 cabor yang dimainkan adalah anggar, atletik, bola basket, voli pantai, bulu tangkis, judo, loncat indah, menembak, pencak silat, renang, senam (khusus nomor artistik dan ritmik), sepak bola, tenis lapangan, panahan, dan tenis meja.

Menurut Irmantara, SK KONI Nomor 60/2014 selain menyebutkan nomor cabor yang dipertandingkan, juga menentukan total kuota atlet. "Total kuota atlet sebanyak 1.796 orang. Itu belum termasuk ofisial. Perhitungan kami akan ada sekitar 2000-an yang datang," jelas pria yang akrab disapa Ibag tersebut.

"Untuk venue sudah tidak ada masalah, kami sudah siap melaksanakannnya. Dengan jumlah nomor yang dipertandingkan dari 15 cabor tersebut sebanyak 121 nomor. Tiga kota penyelenggara yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo sudah siap," imbuhnya.

Berdasarkan informasi sebelumnya, Jawa Timur sebagai tuan rumah PON Remaja I akan mendapat alokasi dana dari APBN sebesar Rp396 miliar. Kemudian besasrnya anggaran diturunkan menjadi Rp110 miliar. Faktanya, dana yang dipastikan turun ke KONI Jawa Timur hanya Rp10 miliar ditambah Rp 2 miliar untuk babak kualifikasi. Lalu, KONI Jawa Timur mendapatkan tambahan dari APBD sebesar Rp10 miliar.

Dengan minimnya dana penyelenggaraan, Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung sempat berkelakar, bahwa pembukaan dan penutupan PON Remaja hanya dengan memotong nasi tumpeng saja. "Memang kalau dilihat jumlahnya sangat kecil dan berat bagi Jawa Timur untuk melaksanakan PON Remaja pertama. Tetapi kami siap melaksanakannya," ungkap Erlangga.
- ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========

-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi