Rabu, 26 Agustus 2015

Wawancara > RIDHO FICARDO Pejabat Negara Tidak Boleh Terima Gaji KONI


Sumber Asli -- C0I -Gubernur Lampung M Ridho Ficardo resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung masa bakti  2015 – 2019. Acara pelantikan pengurus KONI Provinsi Lampung berlangsung di lantai III Balai Keratun, kompleks Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Selasa (25/8).

    Ada pernyataan menarik dari Ridho dalam acara yang dihadiri  Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI Purnawirawan Tono Suratman itu. Baik itu menyangkut kepengurusan yang dipimpinnya maupun tentang perkembangan prestasi olahraga di daerahnya.
    Salah satu diantaranya, Ridho Ficardo mengatakan seluruh pejabat negara dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi yang masuk ke dalam kepengurusan organisasi olahraga ini tidak boleh menerima gaji atau honor. Bagaimana lengkapnya pernyataan Ridho, berikut wartawan Suara Karya, Gungde Ariwangsa menyajikannya dalam bentuk tanya jawab.

Bisa dipertegas maksud dari seluruh pejabat negara dan anggota DPRD provinsi yang masuk pengurus KONI tidak boleh menerima gaji atau honor?

    Saya sebagai Gubernur dan juga pejabat negara yang menjadi pengurus KONI Lampung tidak diperkenankan mengambil honorarium pengurus. Sebagai pejabat negara kita sudah ada tunjangan kinerja. Untuk itu tidak boleh ada gaji dobel, pilih salah satu. Kalau memilih honor KONI, maka jabatannya harus dilepaskan. Keluar dulu dari pemprov kalau masih mau terima honor dari KONI.

Bagaimana program untuk mengangkat prestasi olahraga nanti?

    Pengurus mempunyai tugas berat untuk memajukan prestasi olahraga Lampung. Apalagi, daerah lain lebih cepat dalam melakukan pembinaan atlet dari provinsi Lampung. Prestasi olahraga mencerminkan kejayaan suatu negara atau daerah. Tetapi kami masih mempunyai kebanggaan, karena prestasi olahraga provinsi Lampung masih lebih baik dari Sumatera Selatan. Jadi jangan sampai kebanggaan ini hilang.

Apa yang akan dibenahi?

    Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi guna mencapai prestasi di bidang olahraga sehingga perlu adanya kerja ekstra dari para pengurus baru. Selama ini prestasi kita terus mengalami kemunduran, cenderung stagnan atau jalan di tempat, bukan karena atlet kita yang lemah tapi akibat daerah lainnya yang semakin maju. Untuk itu akan segera memperbaiki sarana prasarana olahraga di provinsi ini guna pencapaian prestasi secara maksimal. Saya berharap ke depan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan atlet harus terus dioptimalisasikan agar menjaga prestasi mereka di lapangan.

Apakah akan tetap mengandalkan angkat besi saja?

    Cabang olahraga lain juga harus bisa menjadi tumpuan suatu daerah. Jadi jangan sampai angkat besi saja. Kepengurusan kami harus bisa mereplikasi ke cabor yang lain. Kalau bisa bermunculan ’pak Imron pak Imron’ lain di cabang olahraga lain. Kita petakan dan kita perkuat cabang-cabang olahraga agar lebih berprestasi. Oleh karena itu, Pemprov Lampung berencana membangun pusat olahraga yang baru supaya membangun gairah para olahragawan dalam mencari bibit olahraga.

Lalu apa akan membeli atlet dari daerah lain?

    Saya tidak ingin daerah ini membeli atlet dari daerah lain. Saya tidak suka membeli atlet dari daerah lain hanya untuk sekedar menambah piala. Kecuali untuk cabang olahraga terjun payung, saya sudah koordinasi dengan Danlanud untuk menarik penerjun asal Lampung yang ada di luar untuk ditarik ke Lampung. ***
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi