Minggu, 24 Januari 2016

Piala Jenderal Sudirman > Pukul Balik Semen Padang, Mitra Kukar Juara

Sumber Asli -- C0I - Mitra Kukar akhirnya keluar sebagai juara Piala Jenderal Sudirman usai mengalahkan Semen Padang 2-1 di final yang berlangsung Minggu (24/1) malam. Meski sempat tertinggal 0-1 namun tim asal Kalimantan Timur itu mampu membalikkan keadaan.



Laga Final Piala Jenderal Sudirman 2015-2016 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung  Karno (SUGBK), Minggu (24/1) malam antara Semen Padang melawan Mitra Kukar memang menjadi  laga yang anti klimaks. Kualitas rumput lapangan SUGBK yang buruk digenangi air akibat hujan yang mengguyur membuat laga menjadi tidak menarik di awal-awal laga. Aliran bola dari kaki ke kaki pemain selalu terhenti di rumput yang tergenang air di sana- sini.

Pada laga tersebut, Di babak pertama kedua tim sulit mengembangkan permainan. Dengan kondisi lapangan yang becek, mau tidak mau kedua tim harus memainkan bola-bola atas. Hingga akhirnya sundulan Adi Nugroho di babak pertama menit 25 membuat Semen Padang unggul 1-0. Suara gemuruh pun menggema dari tribun suporter Semen Padang.

Di babak kedua Semen Padang kehilangan pemainnya Hyo Yoon Ko yang dikartu merah wasit usai mendapatkan dua kartu kuning akibat pelanggaran keras. Pada babak ini kedua tim sudah bisa sedikit memanfaatkan kondisi lapangan yang mulai mengering. Pola serangan sudah tampak rapih, khususnya Mitra Kukar yang lebih menekan untuk mengejar ketertinggalan.

Akhirnya Mitra Kukar mampu menyamai skor menjadi 1-1 lewat gol Michael Orah di menit 76. Tak hanya itu gempuran yang terus dilakukan Mitra Kukar pun membuat Semen Padang kalang kabut. Kehilangan satu pemain tampaknya membuat pertahanan Semen Padang goyah. Dan akhirnya Mitra Kukar unggul 2-1 lewat gol Yogi P di menit 88. Mitra Kukar pun Juara dan berhak atas Piala dan hadiah uang senilai Rp 2,5 miliar.


Mitra Kukar lolos ke babak delapan besar dengan status sebagai runner up grup B. Sementara status juara grup disandang oleh Persipura. Pada babak delapan besar, Mitra  Kukar tergabung di Grup D yang dihelat di Solo. Disana, Naga Mekes bergabung dengan Semen  Padang, PS TNI dan Persija Jakarta.

Mitra Kukar langsung tancap gas pada babak ini. Persija Jakarta mereka bekuk pada laga

perdana. Patrick dos Santos mencetak hattrick yang sekaligus memastikan skuad asuhan Jafri  Sastra menang dengan skor 3-1. Semen Padang kembali menjadi lawan yang tangguh bagi Mitra Kukar. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Mitra Kukar kali ini harus mengakui kemenangan Kabau Sirah. Skor 2-1 menjadi hasil akhir pertandingan kedua tim.

Pertandingan terakhir menjadi fase menentukan. Melawan tim yang sedang naik daun, PS TNI,  Mitra Kukar tampil sangat solid. Dua gol Patrick dos Santos dan satu gol dari Yogi Rahadian  membawa kemenangan dengan skor 3-1. Mitra lolos dengan status runner up grup. Di semifinal  Mitra Kukar mengalahkan Arema Cronus dengan adu tendangan penalti.

Sementara itu Semen Padang untuk mencapai partai puncak memang tidak terlalu mulus. Bahkan,  mereka sempat terseok-seok di babak penyisihan grup B, mereka menelan kekalahan sebanyak  tiga kali lewat babak adu penalti.

Bahkan kelolosan mereka ke babak delapan besar bak sebuah keberuntungan dengan predikat  peringkat tiga terbaik. Pada babak delapan besar, Semen Padang tergabung di grup D bersama  Mitra Kukar, PS TNI, dan Persija Jakarta.

Tanda-tanda kebangkitan tim Kabau Sirah langsung terlihat pada laga pertama delapan besar  melawan PS TNI. Saat itu, Hendra Bayauw dan kawan-kawan berhasil mengalahkan PS TNI, dan  juga Mitra Kukar yang kini menjadi lawannya di final.

Skuat Semen Padang hanya menelan satu kekalahan dari Persija Jakarta melalui adu penalti.

"Sekarang kami lebih kuat dan solid," tegas pelatih Semen Padang, Nil Maizar, beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Kehadiran Presiden Joko Widodo menjadikan Stadion Gelora Bung Karno bak medan  perang. Di setiap sudut terlihat aparat keamanan dari TNI dan POLRI. Tak hanya itu,  kendaraan taktis tempur juga terlihat di setiap sudut stadion. Sebanyak sepuluh ribu  personel gabungan diterjunkan mengamankan laga final, khusus di area stadion. Detasemen Khusus (Densus) 88 pun dilibatkan untuk mengamankan laga final Piala Jenderal  Sudirman semalam. "Kami sudah bekerja sama dengan Densus. Densuspun ikut bekerja. Ini waktunya bergembira," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi