Jumat, 29 Januari 2016

ISC, Kompetisi Sepakbola Yang Disambut Menpora Dan Direstui PSSI

Sumber Asli -- C0I -Kehausan pecinta sepak bola nasional dan masyarakat Indonesia akan hadirnya kompetisi yang berkesinambungan segera akan terobati. PT Liga Indonesia bersama 18 klub ISL dan Divisi Utama sepakat menggelar Indonesia Super Competition (ISC) yang direncanakan digulirkan sekitar akhir Maret hingga November 2016.


            Pelaksanaan kompetisi itu sebagai respon dari tidak keluarnya izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk menggelar Indonesia Super League (ISL) 2016. Kompetisi gaya baru ini bersifat independen. Keputusan ini diambil PT Liga setelah meggelar rapat dengan 18 klub peserta ISL di Hotel Parklane, Sabtu (16/1).
            "Pertemuan PT Liga bersama 18 klub ISL dan Divisi Utama di Jakarta Sabtu tanggal 16 Januari lalu  telah menyepakati untuk melaksanakan Indonesia Super Competition (ISC) pada Maret hingga Novmber 2016," jelas Direktur Klub PSM, Sumirlan.
            Dia  menjelaskan, keputusan bersama menggelar ISC 2016,  sudah sesuai dengan yang diharapkan seluruh klub peserta. Pihaknya juga berharap tidak ada lagi pihak yang mengganggu pelaksanaan kompetisi demi perkembangans sepak bola Tanah Air.
            "Hasil keputusan Clubs Owner Meeting pada hari itu merupakan komitmen dari setiap klub dan PT liga ini untuk bisa membangkitkan kembali persepakbolaan nasional," katanya.
            Sementara itu, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, menyatakan ISC bersifat independen dan mandiri. Tidak melibatkan PSSI. Dirinya juga mengaku jika induk sepakbola Indonesia itu juga telah memberikan keleluasaan bagi PT Liga dan klub untuk menggelar berkompetisi.
            "PSSI sudah menyetujui penggantian nama ini dan menyerahkan kepada PT Liga dalam menjalankan format kompetisi. Masalah wasit dan judicial body seperti banding dan disiplin, PT Liga akan membuat elemen tadi."
            Dirinya mengaku jika kompetisi punya esensi memainkan sepak bola dengan laws of the games, yang dimiliki FIFA dan PSSI turunannya. Terkait masalah wasit dan judicial body seperti banding dan disiplin, PT Liga berencana menyiapkan formula sehingga proses kendali independen terhadap PT Liga.
            Selain keleluasaan dari PSSI angina segar juga datang pihak Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora). Menpora Imam Nahrawi juga bersedia merestui berjalannya ISC. Menurut Imam, pemerintah sangat mengharapkan adanya kompetisi sepak bola reguler di Indonesia.
            "Jadi, pemerintah justru ingin kompetisi bergairah. Buktinya, pemerintah juga menginisiasi dan memfasilitasi berbagai turnamen sepakbola yang disambut antusias oleh klub dan pemain serta masyarakat," ujar Menpora.
            Sambutan datang dari klub yang memang merindukan kompetisi. Pelatih Semen Padang, Nil Maizar menyatakan, klubnya akan terjun ambil bagian pada ISC. Nil mengatakan sudah siap tampil. Sekarang, katanya, seluruh pemain diliburkan. Mereka baru akan dipanggil setelah pihak manajemen menyelesaikan seluruh kebutuhan tim termasuk tambahan pemain.
            Ia mengaku beberapa turnamen yang sudah digelar sejak PSSI kena sanksi FIFA sudah mengobati luka para pelaku sepakbola. Piala Kemerdekaan dan Piala Jenderal Sudirman sudah menunjukkan kepada para petinggi bangsa ini bahwa sepakbola sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
            “Adanya ISC diharapkan dapat menggugah FIFA untuk mencabut sanksi yang diberikan. Pasalnya sepakbola begitu membumi di negeri ini. Lihat saja partai final Piala Jenderal Sudirman antara Semen Padang melawan Mitra Kukar di Gelora Bung Karno Senayan pada Minggu (24/1) lalu, stadion berkapasitas 80.000 tempat duduk penuh,” ucap pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini.
            Lebih jauh Nil mengatakan, secara keseluruhan akan ada pembenahan dalam tim Semen Padang. Untuk itu, ia mengharapkan kebutuhan pemain terhadap klub berjuluk Kabau Sirah ini dapat diamini oleh pihak manajemen klub. Khususnya untuk menutupi sisi lemah dalam sebuah tim, seperti bek kiri dan pemain tengah.
“Mudah-mudahan ada kesamaan fisi antara saya sebagai pelatih dan pihak manajemen untuk memenuhi kebutuhan tim. Termasuk pembelian pemain baru untuk mengisi sisi-sisi yang lemah,” tutup Nil.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi