Kamis, 15 Oktober 2015

Piala Menpora - Pertamina, Turnamen Bridge Berhadiah Tertinggi


Sumber Asli -- C0I -Pertamina memperkuat perannya dalam membina olahraga bridge dengan gebrakan baru menggelar turnamen nasional dengan hadiah tertinggi sebesar Rp 200 juta. Turnamen memperebutkan Piala Menpora - Pertamina itu akan digelar Jumat - Minggu, 23 - 15 Oktober mendatang di Jakarta.

    "Turnamen ini untuk mengangkat harkat para pemain bridge yang sudah memeras otak untuk meraih prestasi. Untuk itu kami atas dukungan pimpinan Pertamina menyediakan hadiah yang besar. Semoga ini bisa makin meningkatkan prestasi bridge Indonesia di tingkat dunia," kata Ketua Panitia  Elizar P Hasibuan di Jakarta, Kamis.
    Elizar yang juga pemain bridge menyatakan, panitia menargetkan sekitar 400 peserta. Bahkan kalau bisa mencapai 500 orang karena tempat pertandingan di Gedung Utama Pertamina, Gambir, Jakarta Pusat bisa menampung. Dia optimistis target itu akan tercapai mengingat peserta yang mendaftar terus bertambah dari seluruh Tanah Air.
    "Sampai saat ini yang telah mendaftar sekitar 300 orang dari 55 tim ditambah 20 tim kategori junior, di mana satu tim terdiri dari empat orang," kata Elizar sambil menambahkan, kategori yang dipertandingan meliputi Utama (Open), Second Team (Swiss), Putri, Mixed, U-60, U-26, U-21.
    Elizar P Hasibuan menambahkan cabang olahraga bridge menjadi andalan Indonesia di tingkat internasional. Menurut dia, tim bridge Indonesia telah mengukir prestasi di tingkat Asia Tenggara, Asia dan dunia. Prestasi itu diantaranya juara tiga dunia dan juara Asia, menjadi yang terbaik pada turnamen Gold Coast Austria, Inter City Hongkong dan Batam Indonesia serta mendominasi kejuaraan antar-klub Asia Tenggara.
    Dia berharap kejuaraan ini akan memunculkan atlet muda berkualitas  dan bisa menjadi penerus para senior di tingkat internasional. "Melalui turnamen ini, kami berharap ada atlet-atlet berkualitas yang bermunculan. Mereka ini akan disiapkan menjadi penerus senior-senior di kejuaraan internasional supaya kejayaan bridge Indonesia di panggung dunia tetap bisa bertahan,” katanya.
    Untuk menarik minat para pemain U-26 dan U-21 panitia membuat kebijakan berbeda. Mereka menggratiskan biaya pendaftaran bagi kedua kategori tersebut. Sedangkan kategori yang lain, calon peserta dikenai biaya pendaftaran senilai Rp 2 juta.
    Asisten Deputi Bidang Tenaga Keolahragaan Kemenpora, Sunyoto meminta turnamen bridge diperbanyak sebagai persiapan tampil di Asian Games 2018. Apalagi, tim bridge Merah Putih telah ditarget bisa memperoleh empat keping emas saat Asian Games nanti berlangsung. “Jadi, ajang ini akan menjadi turnamen pemanasan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan atlet bridge nasional,” terangnya.
    Melalui turnamen ini, pihaknya juga berharap agar masyarakat awam bisa mengenal olahraga yang menggunakan kartu tersebut. “Paling tidak, masyarakat nanti akan melihat kalau main bridge itu tidak sama dengan main remi. Ini olahraga menggunakan otak dan strategi. Kami ingin olahraga ini bisa dimassalkan di sekolah-sekolah untuk menjaring atlet muda supaya bridge bisa berkembang,” kata Sunyoto
    Salah satu atlet bridge nasioal Taufik Hasbi mengatakan turnamen tersebut dapat menjadi ajang uji coba buat atlet-atlet yang ingin bertanding di turnamen yang lebih besar lagi. Apalagi Indonesia menargetkan empat emas pada ajang Asian Games 2018 di Jakarta.

- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi