Senin, 26 Oktober 2015

Ficky Dan Christine Kawinkan Gelar, Jatim Juara Umum Kejurnas Pra-PON Tenis Meja


Sumber Asli -- C0I - Jawa Timur memborong lima dari tujuh medali emas yang diperebutkan untuk mengukuhkan diri menjadi juara umum Kajuaraan Nasional Tenis Meja Pra-PON di GOR Trilomba Juang, Bandung, Jawa Barat. Dominasi Jatim hanya bisa diusik oleh DKI Jakarta yang mendapat dua emas dalam kejuarnas versi Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) pimpinan Ketua Umum Marzuki Alie itu.


            Kepastian Jatim menjadi juara umum ditentukan oleh sukses pemainnya mengawinkan gelar nomor bergengsi tunggal putra dan putri melalui Ficky Supit dan Christine Ferliana. Dalam pertarungan final Minggu (25/10), Ficky mengalahkan pemain kejutan dari Kalimantan Timur, M Zahru 4-1 (11-5, 7-11, 11-6, 11-9, 11-7). Christine di partai puncak menundukkan Mira Fitria juga dengan skor 4-1 (11-13, 12-10, 11-7, 11-8, 11-7).
            “Dengan mengawinkan gelar tunggal putra-putri ini Jatim sukses menjadi juara umum. Sebelumnya Jatim merebut emas beregu putri, ganda campuran, dan ganda putra. Dua gelar lainnya direbut DKI pada nomor beregu putra dan ganda putri,” ujar Panitia Bidang Pertandingan, Asep Heru.
            Emas pertama Jatim lahir dari beregu putri. Dengan materi Christine, Silir Rovani, Noor Azizah, Widya W dan Yudha Ngesti, Jatim di final menundukkan Jakarta. Setelah itu duet, Christine/M Husein menyabet emas ganda campuran lewat final sesame Jatim melawan Ficky/Silir. Kemudian pasangan Ficky/Husein meraih emas ganda putra.
            Regu putra DKI yang diperkuat David Jacobs, Rocky Christopher Eman, Bagus Aji Saputra, Ronald Kadeira dan Taufiq Dzikri mendulang emas setelah di final mengalahkan Jatim. Pasangan Rina Sintya/Mira Fitria menyumbang emas kedua DKI dari ganda putri setelah menundukkan Christine/Silir (Jatim) di final.
            Sukses Ficky dan Christine disaksikan langsung oleh pembina tenis meja Jatim, Diana Wuisan bersama suaminya, Empie Wuisan. Diana yang mantan pemain nasional, pelatih PTM Surya Kediri dan Ketua Pengurus Provinsi PTMSI Jatim menyatakan, keberhasilan merebut lima emas itu baru merupakan langkah awal menuju pertandingan sesungguhnya pada PON XIX di Jabar Tahun 2016. Untuk itu dia meminta para pemain tidak berpuas diri dulu.
            “Hasil ini harus menjadi tantangan untuk bersiap lebih baik dan meningkatkan kemampuan lagi. Daerah lain tentu sudah tahu kekuatan Jatim sehingga akan bersiap lebih baik lagi. Pokoknya ini baru awal untuk meraih target di PON,” ujar Diana.
            Dia menyatakan, Jatim selain menurunkan tim di Bandung juga mengirim tim ke Kejurnas Pro-PON di Bali yang dilaksanakan Pengurus Pusat PTMSI kubu Oegroseno. “Ya kekuatan kita terpaksa dibelah. Satu ke Bandung dan satu ke Bali. Sebenarnya bingung juga ada dua Pra-PON karena nanti mana yang akan diakui Panitia Besar PON. Tapi kami sih mengikuti saja dengan tetap fokus membina,” ucap Diana yang kini lebih banyak aktif sebagai pengurus Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Pusat itu.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi