Minggu, 26 Februari 2017

Lihat Hasil Time Trial Pelatnas Renang, Anindya Bakrie Optimistis Akuatik Raih Medali Lebih Baik Di SEA Games 2017

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Anindya Novyan Bakrie melantik Pengprov PRSI Bali, Sabtu (25/2/2017), di Badung
Sumber Asli -- C0I - BADUNG – Time Trial Tim Pelatnas Renang Indonesia yang diproyeksikan menuju SEA Games 2017 mendapat pantauan dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Anindya Novyan Bakrie. Dia pun mengaku puas atas hasil time trial yang berlangsung di Kolam Renang Tirta Arum Bali, Jumat dan Sabtu (25/2/2017).
Usai melantik Pengprov PRSI Bali, Sabtu (25/2/2017), di Badung, Anindya Bakrie menyatakan, cukup puas dengan hasil tes kecepatan selama dua hari di Bali. "Para perenang yang ikut di time trial ini akan mengikuti uji coba pada turnamen di Singapura, Kejurnas Palembang dan Malaysia. Saya optimistis akuatik akan memperoleh medali lebih baik dari tahun sebelumnya," papar Anin.
            Time Trial diikuti 17 perenang Pelatnas Prima Utama serta 2 perenang Pelatnas Prima Pratama, dibawah pengawasan pelatih asal Perancis David Armandoni yang didampingi beberapa pelatih lokal seperti Hartadi, Albert Sutanto, Felix Sutanto, Nijarudin, Omar dan Grant pelatih dari Satlak Prima. Selain itu juga hadir Penanggung Jawab Akuatik Satlak Prima, Lukman Niode. Pengurus PB PRSI yang hadir diantaranya wakil Ketua Umum Sarman Simanjorang dan Sekjen Ali Patiwiri.
            Dijelaskan David, time trial ini sangat diperlukan untuk mengukur kemampuan para atlet selama berlatih di pelatnas enam minggu terakhir. "Kami ingin melihat level para perenang, karena sudah 6 minggu latihan berat. Ada yang capek dan ada juga yang cepat," jelasnya.
David menambakan, hasil time trial beberapa masih ada yang perlu diperbaiki. Dan ini harus segera karena para perenang akan tampil di Singapura Terbuka 10-12 Maret.         "Di Singapura, mereka harus cepat dan meraih catatan waktu terbaik. Karena di Singapura juga jadi kualifikasi SEA Games 2017," papar David di Bali.
Sedangkan Pelatih Hartadi Nurtoyo, menjelaskan, kesiapan mental perenang Indonesia perlu dimatangkan mengingat sejak akhir tahun lalu , mereka belum mengikuti kejuaraan. "Time Trial ini tidak ada yang spesifik. Cuma menghadapi try out ke Singapura, kami ingin melihat situasi bertanding anak-anak supaya mereka terlatih kembali di kejuaraan resmi," paparnya.
Beberapa perenang mengalami kemajuan seperti Reza Kania Dewi, mencatat waktu 22,20 detik atau hanya terpaut satu detik dari rekor nasional yang ditorehkan Kania.
"Kalau kemajuan kita lihat dari waktu bertanding tentu tidak bisa, karena mereka saat ini dalam porsi latihan berat. Kita cuma mau tahu kesiapan mental, evaluasi hasil latihan selama ini bagaimana, apa yang masih kurang dan apa yang harus diperbaiki," jelas Hartadi.
            Dalam kesempatan ini, Lukman Niode, Wakil Kepala Satlak Prima cukup memuji perkembangan para perenang pelatnas. "Mereka saat ini dalam tahap latihan berat, tapi sudah mendekati waktu terbaik mereka. Jadi pasti di Singapura nanti bisa dapat catatan terbaik mereka," ucap Lukman yang juga menjabat Dewan Pakar di PB PRSI. (COI – 1)

***
-->

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi