Rabu, 04 Januari 2017

ALEX TIRTA: Pemilihan Pemain Pelatnas PBSI Dilaksanakan Secara Obyektif

Harian PBSI Alex Tirta bersama Ketua Umum PBSI Wiranto
Sumber Asli -- C0I - JAKARTA – Pemanggilan pemain untuk menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Utama dan Pratama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terhitung besar. Ada 89 atlet yang terdiri dari 50 pemain utama dan 39 pratama. Namun bukan berarti pemanggilan pemain dilakukan sekadar untuk memenuhi kouta.


            Ketua Harian Pengurus Pusat PBSI, Alex Tirta  menjamin hal itu. Bahkan pemanggilan pemain tidak dilakukan atas dasar suka dan tidak suka. Pemilihan pemain dilakukan secara obyektif berdasarkan prestasi dan potensi atlet yang bersangkutan.
            “Kami mencoba untuk menjaring seobyektif mungkin pemain yang masuk anggota Pelatnas Utama dan Pratama. Ini karena kita sadar bulutangkis merupakan salah satu cabang andalan Indonesia untuk meraih prestasi di tingkat internasional,” ujar Alex Tirta kepada wartawan saat jumpa pers di Gedung PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2017).
            Alex yang mendapat kepercayaan dari Ketua Umum PP PBSI, Wiranto untuk menduduki jabatan sentral dan strategis itu mengungkapkan, pemlihan pemain yang dilakukan sekarang merupakan langkah awal program untuk meningkatkan prestasi bulutangkis Indonesia di tingkat dunia. Untuk itu pihaknya agar berkerja serius dan netral dalam pemanggilan dan pembinaan pemain. Apalagi nanti ada tantangan promosi dan degradasi untuk pemain dan pelatih.
            “Kami bersama pengurus lainnya akan serius melaksanakan tugas. Semua demi bulutangkis menjadi olahraga yang pantas diandalkan dalam membela Merah Putih,” katanya.
            Dalam bagian lain, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2017) menyatakan, kategori atlet utama dan pratama diberlakukan dalam pelatnas untuk menjamin kesinambungan program pembinaan atlet bulutangkis Indonesia. Jumlah penghuni bisa bertambah karena dari total 89 atlet yang sudah dipastikan masuk pelatnas, masih ada tersisa dua slot kosong untuk sektor tunggal putra pratama, empat nama di ganda putra pratama, serta dua nama di ganda putri pratama.
            "Kami akan kembali menerapkan sistem magang selama tiga bulan untuk menentukan siapa yang layak masuk pelatnas," ungkap peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona itu. “Promosi kita lihat per tahun dan degradasinya. Kita membuat kontrak dengan pelatih dua tahun. Setiap tahun ada evaluasi. Sehingga perkembangan selanjutnya jika bagus akan diteruskan,” tambahnya. (COI-1)

Berikut daftar nama atlet penghuni pelatnas PBSI 2017:

Tunggal putra utama
    Jonathan Christie
    Anthony Sinisuka Ginting
    Ihsan Maulana Mustofa
    Firman Abdul Kholik
    Muhammad Bayu Pagisthu
    Panji Ahmad Maulana
    Krisna Adi Nugraha
Tunggal putra Pratama
    Chico Aura Dwi Wardoyo
    Ramadhani Muhammad Zulkifli
    Vega Vio Nirwanda
    Enzi Shafira

Tunggal putri utama
    Fitriani
    Hanna Ramadhini
    Dinar Dyah Ayustine
    Gregoria Mariska Tunjung
    Ruselli Hartawan
    Aurum Octavia Winata
    Gabriela Meilani Moningka

Tunggal Putri Pratama
    Eprilia Mega Ayu Swastika
    Isra Faradila
    Ghaida Nurul Ghaniyu
    Choirunnisa
    Savira Sandradewi

Ganda Putra Utama
    Kevin Sanjaya Sukamulyo
    Marcus Fernaldi Gideon
    Angga Pratama
    Ricky Karanda Suwandi
    Mohammad Ahsan
    Rian Agung Saputro
    Fajar Alfian
    Muhammad Rian Ardianto
    Berry Anggriawan
    Hardianto
    Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira
    Ade Yusuf Santoso

Ganda Putra Pratama
    Kenas Adi Haryanto
    Giovani Dicky Octavan
    Mohammad Reza Pahlevi Isfahani
    Frenky Wijaya Putra
    Sabar Karyaman Gutama
    Akbar Bintang Cahyono
    Bagas Mulana
    Calvin Kristanto

Ganda Putri Utama
    Greysia Polii
    Nitya Krishinda
    Della Destiara Haris
    Rosyita Eka Putri
    Anggia Shitta
    Ni Ketut Mahadewi
    Rizky Amelia
    Tiara Rosalia Nuraidah
    Meirisa Cindy
    Nisak Puji
    Apriyani Rahayu
    Yulfira Barkah

Ganda Putri Pratama
    Tania Octaviani Kusumah
    Vania Arianti
    Serena Kani
    Jauza Fadhila
    Ribka Sugiarto
    Febriana Dwipuji
    Phita Haningtyas
    Vimi Putri Jafar
    Agatha Imanuela
    Ramadhani Hastiyanti

Ganda Campuran Utama
    Tontowi Ahmad
    Praveen Jordan
    Ronald Alexander
    Edi Subaktiar
    Alfian Eko Prasetya
    Hafiz Faizal
    Lilyana Natsir
    Debby Susanto
    Melati Daeva
    Gloria Emanuelle Widjaya
    Annisa Saufika
    Shela Devi

Ganda campuran utama
    Yantoni Edy Saputra
    Andika Ramadiansyah
    Rinov Rivaldy
    Yeremia Erich
    Fachryza Abimanyu
    Rehan Naufal
    Marsheilla Gischa Islami
    Angelica Wiratam
    Mychelle Christine
    Winny Octavin
    Siti Fadia Silva
    Bunga Fitriani


***
-->

READ MORE»

PON XIX/2016 > Bonus Tak Sesuai Janji, Forum Pengprov Cabang Olahraga DKI Datangi Kemenpora

Forum Pengprov Cabang Olahraga se-DKI Jakarta mendatangi Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora), Rabu (4/1/2017) untuk mempertanyakan aturan pemberian bonus.

Sumber Asli -- C0I - JAKARTA – Pemeberian bonus yang tidak sesuai dengan janji dan peraturan yang berlaku oleh pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta berbuntut panjang. Setelah menggeruduk Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono maka giliran Rabu (4/1/2017),  Forum Pengprov Cabang Olahraga se-DKI mendatangi Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora).


            Perwakilan yang berjumlah sekitar 25 orang itu  menindaklanjuti pemberian bonus dari pemerintah DKI Jakarta kepada peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 yang dinilai tidak sesuai dengan janji maupun peraturan yang ada. Bonus peraih medali emas sesuai dengan Keputusan Gubenur DKI Jakarta Nomor 2293 Tahun 2016 sebesar Rp350 juta untuk perorangan dan untuk beregu antara Rp125-275 juta. Namun, kenyataannya bonus dicairkan hanya Rp200 juta dan untuk beregu mulai Rp100 juta.
            "Aturannya sudah jelas, namun realiasasinya berbeda. Makanya kami menanyakan langsung ke sini karena dasar untuk pemberian bonus adalah peraturan menpora," kata Koordinator Forum Pengprov Cabang Olahraga se-DKI Jakarta, Alex Asmasoebrata.
            Bonus yang diberikan pemerintah DKI Jakarta, kata dia, benar-benar jauh dari janji awal. Bahkan juga kalah dengan beberapa daerah. Pada awalnya, janji yang pemerintah DKI Jakarta adalah Rp1 miliar untuk peraih medali emas. Bonus juga akan diberikan ke klub yang selama ini membina atlet.
            Mendapat aduan dari Forum Pengprov Cabang Olahraga se-DKI Jakarta, pihak Kemenpora yang diwakili oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S Dewa Broto langsung bersikap meski hal tersebut sebenarnya bukan ranahnya. Untuk masalah penghargaan di bawah kendali Deputi Pembudayaan Olahraga.
            "Kami mengetahui kekecewaan semuanya. Meski saat ini kami tidak membidangi penghargaan, tapi saya tahu persis soal peraturan menteri (permen) soal bonus ini," katanya di depan Forum Pengprov.
            Untuk masalah pemberian bonus tertuang dalam peraturan Menpora nomor 1684 Tahun 2015 tentang persyaratan pemberian penghargaan kepada olahragawan, pembina olahraga, tenaga keolahragaan dan organisasi olahraga.
            "Memang benar. Aturan itu ada. Tapi kami pastikan jika tidak ada larangan pemberian bonus di atas pemerintah. Untuk menentukan besarannya itu hak DKI sesuai dengan kemampuan. Permen untuk acuan saja agar daerah tidak jor-joran," katanya.
            Berdasarkan peraturan Menpora yang ada, bonus paling kecil yang diberikan sebesar Rp200 juta. Bonus tersebut untuk peraih emas SEA Games dan Paragames. Untuk level di atasnya yaitu Asian Games Rp400 juta dan olimpiade mengalami lonjakan yaitu Rp5 miliar.
            Pria yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu menjelaskan pihaknya segera mengirimkan surat ke pemerintah DKI Jakarta terkait dengan aturan pemberian bonus.
***
-->

READ MORE»

Tunggal Putri Dirombak, Kawah Candradimuka PBSI Menggeliat

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Susy Susanti dengan  Ketua Harian Alex Tirta ( tengah) mengumumkan susunan pemain dan pelatih  Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2017)
 Sumber Asli -- C0I - JAKARTA - Janji kepengurusan baru Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) di bawah komando Ketua Umum Wiranto untuk meningkatkan kualitas Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) mulai dilaksanakan. Bertempat di Kantor PP PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2017), langkah awal pembenahan diumumkan. Perombakan dilakukan untuk jajaran pemain dan pelatih sehingga Kawah Candradimuka tempat penempaan pribadi pemain hingga kuat, terlatih dan tangkas itu pun menggeliat.


            Menurut penuturan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti, kategori atlet utama dan pratama diberlakukan dalam pelatnas untuk menjamin kesinambungan program pembinaan atlet bulutangkis Indonesia. Atlet-atlet utama ditujukan untuk meraih prestasi, sementara atlet pratama diprioritaskan untuk pembinaan atau pelapis.
            Tidak tanggung-tanggung. Ada sebanyak 89 atlet dan 19 pelatih yang dipanggil untuk pelatnas jangka panjang periode 2016-2020. Bahkan jumlah itu akan bertambah  karena masih ada tersisa dua slot kosong untuk sektor tunggal putra pratama, empat nama di ganda putra pratama, serta dua nama di ganda putri pratama.
            Untuk menjaring atlet tambahan, Susy  mengatakan bakal menerapkan sistem magang. Selain magang, PBSI masih akan tetap menerapkan sistem promosi dan degradasi bagi para pemain dan pelatih.
“Untuk tunggal putri pratama masih kosong. Nanti mungkin kita akan terapkan sistem magang. Setelah tiga bulan magang, kita akan lihat siapa yang layak,”  ucap Susi. “Promosi degradasi per tahun. Kita membuat kontrak pelatih 2 tahun. Tapi tiap tahun kita ada evaluasi,” tambahnya.
            Menurut Susy, perombakan tak banyak terjadi , hanya sektoir tunggal putri karena sektor ini harus banyak mngejar ketertinggalan. Perombakan ini menjadi langkah awal perbaikan prestasi sektor tunggal putri.  “Untuk ke depannya kami harapkan lebih baik,” ujar Susy.
            Namun masih ada yang lowong karena PP PBSI masih menunggu pelatih kepala untuk nomor tunggal putri.  Pelatih kepala tunggal putri baru akan diumukan  Februari. "Kami sudah punya nominasi kepala pelatih dan sudah hampir selesai pembicaraan kami dengannya," katanya.
            Susy mengatakan kepala pelatih sektor tunggal putri itu merupakan pelatih Indonesia dan bukan pelatih dari luar negeri. "Kami masih percaya dengan kinerja pelatih-pelatih Indonesia," kata Susy.
            Meskipun belum menyebut nama, Susy mengaku nominasi kepala pelatih tunggal putri itu telah mengerucut menjadi satu nama dari empat calon yang dipilih PP PBSI. "Kami juga telah membahas program dan jam latihan untuk sektor tunggal putri," kata Susy. (COI-1)
            Berikut susunan pemain dan pelatih PBSI.

Tunggal putra utama
Pelatih Kepala: Hendry Saputra
Asisten Pelatih: Irwansyah

Tunggal putra pratama
Pelatih Kepala: Harry Hartono
Asisten Pelatih: Deni Danuaji

Tunggal putri utama
Pelatih Kepala :
Asisten pelatih: Minarti Timur

Tunggal putri pratama
Pelatih: Jeffer Rosobin
Asisten: Herli Djaenudin

Ganda putra utama
Pelatih: Herry Iman Pierngadi
Asisten: Aryono Miranat

Ganda putra pratama
Pelatih: Thomas Indratjaja
Asisten: David Y Pohan

Ganda putri utama
Pelatih: Eng Huan
Asisten: Chafidz Yusuf

Ganda putri pratama
Pelatih: Rudy Haditono Gunawan
Asisten: Anggun Nugroho

Ganda campuran utama
Pelatih: Richard Mainaky
Asisten: Vita Marissa

Ganda campuran pratama
Pelatih: Nova Widianto
Asisten: Amon Sunaryo.

***
-->
READ MORE»

Minggu, 01 Januari 2017

INASGOC Kampanye Asian Games 2018 Lewat Panggung Terapung Malam Pergantian Tahun di Ancol

Sumber Asli -- C0I - JAKARTA -  Panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) turut serta memeriahkan malam pergantian tahun  di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 31 Desember 2016. Dengan mengambil lokasi di Lagoon Beach Ancol, acara yang mengusung tema, "Warna Warni Langit Nusantara "Light Up The Night" bertujuan untuk meningkatkan awareness kepada masyarakat tentang pelaksanaan Asian Games 2018.


            Acara yang dikhususkan untuk masyarakat tersebut dimeriahkan beberapa artis ternama, antara lain Ariyo Wahab dan The Rain. Pesta di Lagoon Beach ini menghadirkan panggung terapung berukuran 24 x 14 meter yang dikolaborasikan dengan penampilan layar LED di pinggir pantai dan pesta kembang api selama 15 menit saat momen pergantian tahun dari 2016 ke 2017.
            "Taman Impian Jaya Ancol selama ini menjadi salah satu titik perayaan Tahun Baru di Jakarta. Untuk momen perayaan Tahun Baru 2017, INASGOC ingin meramaikan kegiatan tersebut dan mengambil tempat di Lagoon Beach. Acara ini murni untuk masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di Ancol dan diperkirakan bisa mencapai 250 ribu orang," ungkap Agus Mauro, Vice Deputy II Games Administration di Jakarta.
            Keikutsertaan INASGOC meramaikan dan menyajikan tontonan kepada publik di akhir tahun 2016 ini terasa pas dengan momentum semakin dekatnya pelaksanaan Asian Games 2018. Dengan memasuki tahun 2017, INASGOC bertekad untuk bekerja lebih keras, giat, dan displin baik dalam waktu serta administrasi demi menyiapkan Asian Games yang sukses.
            "Sudah pasti melalui acara ini, kami berharap tingkat awareness masyarakat semakin tinggi dan memberikan dukungan agar Indonesia mampu menjalankan misi menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi tahun 2017, kita punya tugas menggelar test event di bulan November sebagai persiapan penting menuju Asian Games 2018," tambah Agus Mauro seperti release yang diterima Bisnisnews.id, Minggu (1/1/2017).
            Menurut Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari, panggung malam tahun baru 2017 dan pesta kembang api di Lagoon Beach, merupakan satu dari dua titik utama perayaan terbesar di Ancol. Namun dibandingkan dengan di Pantai Karnaval, panggung di Pantai Lagoon lebih spektakuler lewat inovasi baru, panggung terapung (floating stage) di laut lepas Ancol.
            "Dalam malam pergantian tahun tersebut ada pula atraksi jetski dengan kostum LED (flyboard) yang dipadukan dengan water screen. Water screen tersebut akan muncul pada saat penampilan water drum, POI, flyboard.  ‎Tidak hanya itu, kemeriahan LED show ini makin komplit dengan penampilan fashion LED yaitu kostum yang menggunakan cahaya LED," jelasnya.
            Acara malam puncak pergantian tahun ke 2017 dimulai pukul 21.00 hingga 01.00 WIB.
***
-->
READ MORE»
Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi