Sumber Asli -- C0I - Pelatih renang nasional Albert C. Susanto mengungkapkan adanya kekurangan dana dalam pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) SEA Games 2015. Akibatnya, pelatih terpaksa menalangi beberapa komponen biaya seperti sewa kolam renang.
"Memang selama ini kendala kami adalah selalu masalah dana. Kalau untuk dana pembinaan seperti akomodasi sudah dibantu Prima (Program Indonesia Emas). Yang kami kekurangan adalah dana-dana bantuan lainnya seperti fasilitas, transportasi, dan suplemen," kata Albert melalui pesan singkat, Rabu (14/1).
Untuk menyewa kolam renang misalnya, butuh biaya hampir Rp 20 juta per bulan. Sedangkan sewa mobil Rp 4,5 juta per bulan, belum termasuk bensin.
Albert mengatakan, biaya tersebut ditutupi sendiri oleh pelatih. Tidak ada dana bantuan yang diberikan Prima maupun PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia)
"Itu kondisi di 2014, untuk 2015 masih sama tapi kelanjutannya seperti apa belum tahu. Nanti mau saya bicarakan ke Ketua Umum (PB PRSI). Makanya berat juga kita di hadapkan dengan beban target yang tinggi," ucap Albert.
Ia juga mengeluhkan berkurangnya kuota atlet pelatnas. Semula diajukan 34 atlet, namun setelah diverifikasi menyusut menjadi 28, dan baru-baru ini dipangkas lagi menjadi 21. Padahal idealnya ada 24 atlet, 12 putra dan 12 putri karena punya peluang bagus meraih medali SEA Games 2015.
"Dampaknya ke regenerasi. Atlet seperti Indra Gunawan (26) dan Glenn Victor (25) paling hanya bisa ikut satu atau dua kali SEA Games. Maka kami para pembina kan harus mempersiapkan lapis kedua yang bisa menggantikan mereka," ucapnya.
Di SEA Games Singapura Juni mendatang, renang menargetkan tujuh medali emas. Tujuh nomor yang punya peluang bagus adalah 50 dan 100 meter bebas putra, 200 meter punggung putra, 50 dan 100 meter gaya dada putra, 4x100 meter gaya ganti estafet putra, dan 200 meter gaya kupu-kupu putri.
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
"Memang selama ini kendala kami adalah selalu masalah dana. Kalau untuk dana pembinaan seperti akomodasi sudah dibantu Prima (Program Indonesia Emas). Yang kami kekurangan adalah dana-dana bantuan lainnya seperti fasilitas, transportasi, dan suplemen," kata Albert melalui pesan singkat, Rabu (14/1).
Untuk menyewa kolam renang misalnya, butuh biaya hampir Rp 20 juta per bulan. Sedangkan sewa mobil Rp 4,5 juta per bulan, belum termasuk bensin.
Albert mengatakan, biaya tersebut ditutupi sendiri oleh pelatih. Tidak ada dana bantuan yang diberikan Prima maupun PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia)
"Itu kondisi di 2014, untuk 2015 masih sama tapi kelanjutannya seperti apa belum tahu. Nanti mau saya bicarakan ke Ketua Umum (PB PRSI). Makanya berat juga kita di hadapkan dengan beban target yang tinggi," ucap Albert.
Ia juga mengeluhkan berkurangnya kuota atlet pelatnas. Semula diajukan 34 atlet, namun setelah diverifikasi menyusut menjadi 28, dan baru-baru ini dipangkas lagi menjadi 21. Padahal idealnya ada 24 atlet, 12 putra dan 12 putri karena punya peluang bagus meraih medali SEA Games 2015.
"Dampaknya ke regenerasi. Atlet seperti Indra Gunawan (26) dan Glenn Victor (25) paling hanya bisa ikut satu atau dua kali SEA Games. Maka kami para pembina kan harus mempersiapkan lapis kedua yang bisa menggantikan mereka," ucapnya.
Di SEA Games Singapura Juni mendatang, renang menargetkan tujuh medali emas. Tujuh nomor yang punya peluang bagus adalah 50 dan 100 meter bebas putra, 200 meter punggung putra, 50 dan 100 meter gaya dada putra, 4x100 meter gaya ganti estafet putra, dan 200 meter gaya kupu-kupu putri.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->
0 komentar:
Posting Komentar