Sumber Asli -- C0I -Wacana PT Liga Indonesia untuk mencoret tim-tim penunggak gaji pemain dari daftar kontestan Indonesia Super League (ISL) musim baru, terus mandapat dukungan. Terbaru, Badan Organisasi Profesional Indonesia (BOPI) juga memberikan dukungan atas rencana regulator kompetisi sepak bola profesional tanah air itu. “Itu adalah rencana bagus, dan kami sangat mendukung langkah yang akan diambil oleh PT Liga tersebut,” ujar Ketua BOPI Noor Amman kepada Jawa Pos (Grup INDOPOS) kemarin (11/1).
Karena, lanjut Noor, tidak meloloskan tim-tim penunggak gaji pemain itu adalah salah satu langkah berani untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Kendati secara terang-terangan memberikan dukungan, Noor mengatakan, itu bukan berarti BOPI tidak akan melakukan langkah kritis bagi PT Liga. Ya, payung organisasi olahraga profesional tanah air itu baru saja memberikan warning kepada PT Liga untuk segera mendesak para klubklub penunggak gaji agar segera melunasi kewajiban mereka sebelum 19 Januari.
“Kami sudah mengirimkan surat secara tertulis kepada PT Liga agar mereka segera menyelesaikan semua sengeketa keuangan dalam kompetisi sebelum 19 Januari,” ujar Noor
. “Peringatan yang kami berikan ini bukan sanksi atau kemauan BOPI sendiri, tapi itu adalah keinginan dari statuta PSSI dan regulasi PSSI,” tegasnya.
Menurut Noor, bila sampai 19 Januari mendatang PT Liga juga tidak mampu menyelesaikan masalah keuangan di setiap kontestasn ISL, maka salah satu konsekuensi terbesarnya adalah, BOPI berencana tidak akan memberikan rekomendasi bagi PT Liga untuk menjalankan semua kompetisi dengan label profesional di musim depan.
Memang, rekomendasi dari BOPI adalah syarat utama PT Liga untuk mendapatkan izin keamanan dari pihak Kepolisian. Noor juga menegaskan bahwa, sikap BOPI tersebut bukan hanya gertakan sambal semata seperti yang dilakukan oleh pengurus BOPI di periode sebelumnya, “Lihat saja nanti, kami tidak akan main-main,” ujar Noor yang juga seorang pensiunan TNI Angkatan Darat itu.
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
Karena, lanjut Noor, tidak meloloskan tim-tim penunggak gaji pemain itu adalah salah satu langkah berani untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Kendati secara terang-terangan memberikan dukungan, Noor mengatakan, itu bukan berarti BOPI tidak akan melakukan langkah kritis bagi PT Liga. Ya, payung organisasi olahraga profesional tanah air itu baru saja memberikan warning kepada PT Liga untuk segera mendesak para klubklub penunggak gaji agar segera melunasi kewajiban mereka sebelum 19 Januari.
“Kami sudah mengirimkan surat secara tertulis kepada PT Liga agar mereka segera menyelesaikan semua sengeketa keuangan dalam kompetisi sebelum 19 Januari,” ujar Noor
. “Peringatan yang kami berikan ini bukan sanksi atau kemauan BOPI sendiri, tapi itu adalah keinginan dari statuta PSSI dan regulasi PSSI,” tegasnya.
Menurut Noor, bila sampai 19 Januari mendatang PT Liga juga tidak mampu menyelesaikan masalah keuangan di setiap kontestasn ISL, maka salah satu konsekuensi terbesarnya adalah, BOPI berencana tidak akan memberikan rekomendasi bagi PT Liga untuk menjalankan semua kompetisi dengan label profesional di musim depan.
Memang, rekomendasi dari BOPI adalah syarat utama PT Liga untuk mendapatkan izin keamanan dari pihak Kepolisian. Noor juga menegaskan bahwa, sikap BOPI tersebut bukan hanya gertakan sambal semata seperti yang dilakukan oleh pengurus BOPI di periode sebelumnya, “Lihat saja nanti, kami tidak akan main-main,” ujar Noor yang juga seorang pensiunan TNI Angkatan Darat itu.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->
0 komentar:
Posting Komentar