Sabtu, 26 Juli 2014

PON Remaja I/2014 > Pemerintah Bantu Jatim Hanya Rp 10 Miliar

Sumber Asli -- C0I - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Surabaya, Jawa Timur, 6-12 Desember 2014, hanya mendapat bantuan dana dari APBN sebesar Rp10 miliar, kata Ketua Umum KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung.





Erlangga ketika melakukan kunjungan kerja ke KONI Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jumat, mengatakan sebenarnya dana dari APBN itu Rp12 miliar tetapi yang Rp2 miliar tersebut diperuntukkan menjalankan babak kualifikasi beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.



Kemudian, lanjut dia, Pemprov Jatim sendiri melalui APBD menggelontorkan dana Rp20 miliar sehingga untuk pelaksanaan pesta olahraga multievent tingkat Remaja (maksimal usia atlet 17 tahun pada 31 Desember 2014) tersebut hanya Rp30 miliar.



"Memang kalau dilihat jumlahnya sangat kecil dan berat bagi Jatim untuk melaksanakan PON Remaja tersebut. Tetapi sudah menjadi keputusan rapat anggota KONI Pusat pada 2011, kami tetap siap melaksanakannya," katanya menegaskan.



"Bisa saja pembukaan dan penutupan PON Remaja itu hanya dengan memotong nasi tumpeng saja," kelakar Erlangga yang disambut gelak tawa pengurus KONI Jatim dan juga Jateng tersebut.



Ia menambahkan, sebenarnya pada awal penunjukan Jatim sebagai tuan rumah PON Remaja pertama tersebut akan mendapat alokasi dana dari APBN sebesar Rp396 miliar kemudian turun menjadi Rp110 miliar dan turun lagi menjadi Rp22,5 miliar, akhirnya terakhir dana yang turun hanya Rp10 miliar ditambah Rp2 miliar untuk babak kualifikasi.



Makanya, lanjut dia, dengan keterbatasan dana tersebut cabang olahraga yang dipertandingkan juga turun. "Semula direncanakan ada 18 cabang olahraga yang diertandingkan, tetapi karena dana yang terbatas akhirnya cabang olahraga yang dimainkan hanya 15 cabang saja," katanya.



Ke-15 cabang olahraga yang dimainkan tersebut adalah anggar, atletik, bola basket, voli pantai, bulu tangkis, judo, loncat indah, menembak, pencak silat, renang, senam (khusus nomor artistik dan ritmik), sepak bola, tenis lapangan, panahan, dan tenis meja.



"Jumlah nomor yang dipertandingkan dari 15 cabang olahraga tersebut sebanyak 121 nomor. Untuk venue sudah tidak ada masalah, kita sudah siap melaksanakannnya, kemudian kuota atlet yang akan ikut dari seluruh Indonesia sebanyak 1.796 orang," katanya.



Menyinggung babak kualifikasi untuk 15 cabang olahraga yang dipertandingkan tersebut, kata Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror, mengingat waktunya sudah mendesak (kurang sekitar empat bulan) maka diharapkan pada September mendatang sudah menyelesaikan babak kualifikasi.



"Babak kualifikasi kemungkinan tidak untuk semua cabang olahraga tetapi hanya beberapa saja terutama untuk cabang olahraga sepak bola, tenis lapangan, tenis meja, bola basket, sedangkan cabang olahraga lainnya hanya mendasarkan pada limit waktu," katanya.



Yang menjadi persoalan sekarang ini, lanjut Erlangga, sampai kini Jatim belum menerima Surat Keputusan Panitia Besar (PB) PON Remaja. "Tentunya hal ini menyulitkan koordinasi untuk kepanitiaan pelaksanaan PON Remaja," katanya.

- ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========

-->
READ MORE»

Piala Suratin > PSSI Waspadai Pencurian Umur

Sumber Asli -- C0I - PSSI mewaspadai upaya pencurian umur dalam kejuaraan sepak bola kelompok umur Piala Suratin 2014 dengan memperketat sistem pendataan dan pendaftaraan para pemain.





Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Jumat, mengatakan, pelaksanaan Piala Suratin yang sebelumnya vakum selama empat tahun terakhir harus dilaksanakan sebaik mungkin. Hal ini dilakukan agar kejuaraan ini mampu mendapatkan pemain-pemain muda potensial sesuai dengan usianya.



"Pencurian umur memang sering terjadi. Makanya kita akan fokus dalam mengatasinya. Kami ingin pemain yang turun benar-benar sesuai dengan aturan yang ada," katanya.



Menurut dia, Piala Suratin merupakan kejuaraan kelompok umur U-17 dan selama ini mampu menelurkan pemain-pemain potensial yang akhirnya mampu memperkuat tim nasional. Salah satu pemain yang masih aktif di klub maupun timnas adalah Firman Utina.



Meski dibatasi dengan umur, kata dia, pemain yang terdaftar pada tahun ini akan diberikan kesempatan untuk turun pada Piala Suratin 2015. Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan pemain yang dinilai potensial pada Piala Suratin 2014.



"Kami ingin terus memantau mereka (pemain potensial) termasuk bagaimana perkembangannya selama di klub," katanya menambahkan.



Piala Suratin merupakan satu dari tiga agenda besar yang dilakukan oleh PSSI pada tahun ini. Selain itu ada kejurnas sepak bola wanita dan Piala Nusantara. Hanya saja saat ini lebih difokuskan pada Piala Suratin dan kejurnas sepak bola wanita.



Sesuai dengan rencana, Piala Suratin dan kejurnas sepak bola wanita dimulai Agustus nanti. Khusus untuk kejuaraan kelompok umur ini pelaksanaan awalnya dilakukan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov). Setelah masuk babak regional dan nasional akan dikelola oleh PSSI.



"Piala Suratin ini diperkirakan akan selesai antara Desember atau Januari 2015," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.



Demi memeriahkan Piala Suratin 2014, PSSI telah menyiapkan agenda khusus mulai dari tur tropi Piala Suratin ke kota-kota yang pernah menjadi juara hingga akan menunjuk duta dari seorang pemain yang saat ini masih aktif memperkuat Timnas Indonesia.

- ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========

-->
READ MORE»

PON Remaja I/2014 > Pencak Silat Jawa Barat Incar Dua Emas

Sumber Asli -- C0I - Tim pencak silat Jabar optimis meraih dua medali emas pada pergelaran PON Remaja 2014 di Jawa Timur, Desember 2014.





"Kami berharap dan optimistis meraih medali. Kita targetkan dua emas," kata pelatih pencak silat Jabar Ferry di Sekretariat IPSI Jawa Barat Jalan Padjadjaran Kota Bandung, Jabar, Jumat.



Menurutnya tim pencak silat Jabar pada pergelaran PON Remaja tidak sekedar partisipasi saja, meski pembatasan jumlah atlet yang akan diterjunkan.



"Kami tidak mau sekedar partisipasi saja. Beberapa waktu lalu kita sudah verifikasi dengan KONI, atlet mana saja yang berpontensi meraih emas," katanya.



Pada PON Remaja Desember 2014 mendatang, menurut Ferry timnya akan mengirimkan empat pesilat Jabar dari enam kelas yang akan dipertandingkan.



"Kita sepakat tidak mengirimkan nomor tunggal, ganda, regu. Jadi kita hanya mengirimkan nomor tanding saja, Kelas B, D, dan kelas F," katanya.



Seleksi pembentukan tim PON Remaja menurut Ferry keempat pesilat tersebut di pilih berdasarkan pada kejuaraan yang sudah dilaksanakan seperti Popda dan Kejurnas.



"Seleksi lalu kita ambil dari juara satu Popda dan dari pantauan serta monitoring di kejurnas PPLP, lalu kita dapatkan empat atlet," katanya.



Untuk nama pesilat yang akan turun nanti diantaranya, Nita Huda pada kelas B Putri, Nadan Al Jannah dan Danis Muharmi pada kelas D putri dan putra, serta Paksi Ghifari kelas F putra.



"Selepas lebaran akan dilakukan desentralisasi latihan, sedangkan sentralisasi dilakukan mulai pertengahan November 2014," kata Ferry.



Pergelaran PON Remaja ini menurut Ferry menetapkan batasan umur dari 14 - 17 tahun atau maksimal kelahiran tahun 1998.



- ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========

-->
READ MORE»

Taufik Hidayat: Bagi Klub, Informasi dari PP PBSI Sangat Penting dan Perlu,

Sumber Asli -- C0I - Acara Refreshing Pelatih 2014 mendapat sambutan positif dari peserta. Taufik Hidayat, pelatih asal klub Jaya Raya Jakarta, mengatakan bahwa ia berharap PP PBSI mengadakan kegiatan ini secara reguler dan berkesinambungan.



Sehingga, melalui acara ini dia berharap, pelatih dapat memperkaya informasi pelatih di klub dan mendekatkan klub dengan PP PBSI.

“Acara ini bagus, ada transparansi antara PP PBSI dengan klub. Bagi klub sendiri informasi dari PP PBSI itu sangat penting dan perlu,” ujar Taufik dilansir situs PP PBSI.

“Klub bisa tahu informasi tentang jadwal pertandingan terbaru, info poin terbaru, serta pengembangan kepelatihan atlet juga,”.

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengadakan acara refreshing pelatih 2014. Acara ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan kerjasama antar klub bulu tangkis.

Peserta merupakan pelatih yang berasal dari 19 klub bulu tangkis di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari mulai 21 sampai 22 Juli 2014 di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

- ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========

-->
READ MORE»
Copyright 2013 berita hangat - Template by Efachresya - Editor premium Top coi